Arsip untuk April, 2011

A. Pembaruan islam

Posted in religi on 10 April 2011 by bronjosewu

Ketika merasa prihatin dengan kondisi umat Islam pada abad-abad terakhir, dengan kemunduran di bidang ilmiah, dan dengan pudarnya mereka dari aktivitas komunitas ilmiah. Di antara dampak dari kepudaran ini adalah ditulisnya sebuah karya oleh seorang penulis Eropa tentang pengaruh “1000 malam dalam pembentukan hukum Islam.” Baca lebih lanjut

Iklan

2 Dimensi wahyu yang luhur

Posted in religi on 10 April 2011 by bronjosewu

2

Dimensi wahyu yang luhur

Untuk menjelaskan posisi risalah umat Islam yang universal dan keistimewaan yang mereka miliki di antara manusia, Allah SWT berfirman:

Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. [Ikutlah] agama orang tuamu Ibrahim. Dia [Allah] telah menamai kamu sekalian orang-orang Muslim dari dahulu, dan [begitu pula] dalam [Al-Qur’an] ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah shalat, tunaikanlah Zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. (QS. Al-Hajj: 78)

Dan demikian [pula] Kami telah menjadikan kamu [umat Islam], umat yang adil dan pilihan [ummah wasath] agar kamu menjadi saksi atas [perbuatan] manusia dan agar Rasul [Muhammad] menjadi saksi atas [perbuatan] kamu. (QS. Al-Baqarah: 143) Baca lebih lanjut

B. KEANEHAN UMAT ISLAM

Posted in religi on 6 April 2011 by bronjosewu

Bukankah hal yang sangat aneh bila suatu umat diwajibkan untuk membangun keimanannya drngan mengkaji alam semesta padahal mereka jauh dari kekuatan, rahasia, dan potensi alam semesta itu sendiri ? Apakah ini jawaban dari firman Allah SWT :

Sesungguhnya dalam menciptakan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orangyang berakal, [yaitu] orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi [seraya berkata]: “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini sengan sia-sia Mahasuci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS. Ali ‘Imran: 190-191) Baca lebih lanjut